Manfaat Mengonsumsi Seledri Selama Satu Minggu

Seledri ini berserat, berair, tidak berasa, hijau, dan renyah. Tumbuhan ini adalah salah satu sayuran yang hanya bisa kita makan bila dikombinasi dengan bahan lain atau bumbu lainnya, pastinya setelah dimasak dahulu. Memang bahwa seledri ini mampu menurunkan kadar kolesterol, redakan nyeri artritis, membantu menurunkan berat berat, mendetoksifikasi tubuh, dan mengurangi tekanan darah, sayangnya tumbuhan ini amat tidak populer sebagai salah satu bahan makanan sehari-sehari.

Ditulisan (bersumber dari situs healthy-holistic-living.com) ini semoga Anda terdorong untuk menambahkan seledri ini ke dalam makanan sehari-hari.

Mengenal seledri

Tumbuhan ini termasuk dalam Apiaceae, seledri dapat ditemukan di seluruh dunia sebagai bagian dari masakan. Asal-usulnya dari perairan Mediterania dan Afrika Utara tetapi sekarang sudah budidayakan secara global. Seledri dipasarkan dan dikonsumsi setidaknya sampai tingkat bahan dalam setiap masakan, di seluruh belahan dunia.

Kenapa seledri baik untuk tubuh?

Sayuran ini mengandung banyak vitamin yang dibutuhkan tubuh (A, B, C, dan K), serta kalsium, magnesium, dan potasium. Namun, yang paling luar biasa adalah adanya fitonutrien, yang merupakan kandungan dalam seledri yang digunakan untuk menangkal serangga dan sinar matahari yang bisa merusak kulit.

Fitonutrien pula bertindak sebagai anti-inflamasi dan antioksidan. Meskipun awalnya kesulitan untuk membiasakan diri mengonsumsi seledri, tapi ketahuilah tumbuhan ini bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan komunikasi intraseluler. FItonutrien seledri juga telah diketahui bisa memperbaiki kerusakan akibat racun pada DNA dan memiliki hasil yang bisa diperhitungan dalam melawan kanker dan penyakit jantung.

Manfaat konsumsi seledri dalam jangka waktu seminggu

Meksipun semua penjelasan (terkait manfaat seledri) di atas merupakan hasil dari mengonsumsi seledri dalam jangka panjang, tulisan ini juga akan memberitahu bagaimana pengaruh mengonsumsi seledri dalam jangka pendek. Berikut ini adalah daftar singkat terkait manfaat mengonsumsi seledri sebagai bahan makanan sehari-hari.

—Berat badan turun: Seledri termasuk rendah kalori dan tinggi akan serat, yang berarti bisa menahan rasa lapar tanpa harus makan banyak.

—Menghidrasi tubuh dengan lebih baik: Seledri mengandung 95% air, jadi mengonsumsi lebih banyak seledri ini bisa membantu mencegah dehidrasi.

—Bisa mencegah/menghentikan perih dan panas akibat asam lambung: Diketahui seledri ini memiliki tingkat keasaman yang rendah, sehingga bisa menjadi solusi atas kondisi asam lambung yang naik. Walau khasiat tersebut belum dikonfirmasi dengan penelitian, tapi banyak orang yang sudah merasakan khasiat dari seledri terkait asam lambung tersebut.

—Mengurangi peradangan: Jika tubuh memiliki risiko tinggi terkena kardiovaskular, kanker, atau peradangan kronis lainnya, seledri ini bisa membantu mengurangi risiko terkait penyakit tersebut.

—Turunkan kolesterol: Studi menunjukan bahwa seledri bisa mengurangi kolesterol sebanyak 7%.

—Menurunkan tekanan darah: Ternyata seledri ini bisa mengurangi tekanan darah hingag 18%, dan ini berdasarkan studi yang telah dilakukan.

—Meningkatkan pencernaan: Berkat kandungan serat, seledri ini bisa membantu menjaga pergerakan usus tetap teratur dan usus menjadi lebih sehat.

—Membantu menjaga kesehatan mata: Berkat kandungan vitamin A, seledri juga bisa membantu melindungi kornea mata dan membantu mengobati mata kering.

—Mengusir nyamuk: Penelitian menunjukan bahwa ekstrak minyak seledri merupakan bahan pengusir nyamuk alami. Minyak seledri ini bisa dioleskan pada kulit agar terbebas dari gigitan nyamuk.

Bahasan atas manfaat seledri di atas tidak hanya itu, terdapat banyak manfaat lainnya. Walaupun seledri ini tidak memiliki rasa yang ramah di lidah, tapi cobalah untuk memakannya selama seminggu dan rasakan manfaat yang didapat. Dan mungkin saja Anda akan terkejut akan khasiat seledri ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.